Sektor consumer non-cyclicals di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan karakteristik defensif dengan return indeks positif secara konsisten selama 2022–2024, menjadikannya pilihan investasi menarik di tengah ketidakpastian ekonomi, namun kinerja sektoral yang positif tersebut belum menjelaskan faktor internal apa yang mendorong nilai perusahaan. Penelitian terdahulu juga menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh pengungkapan sustainability report, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan, sehingga diduga terdapat variabel lain, yaitu kebijakan dividen, yang turut memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Sustainability Report Disclosure Index (SRDI), profitabilitas (ROA), dan ukuran perusahaan (SIZE) terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q), serta menguji peran kebijakan dividen (Dividend Payout Ratio/DPR) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel seimbang dari 25 perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2022–2024, menghasilkan 75 observasi, analisis yang digunakan yaitu regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan SRDI dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Hasil MRA menunjukkan kebijakan dividen memperlemah secara signifikan pengaruh SRDI terhadap nilai perusahaan, namun tidak memoderasi secara signifikan pengaruh profitabilitas maupun ukuran perusahaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kebijakan dividen sebagai variabel moderasi pada sektor consumer non-cyclicals di Indonesia, konteks yang belum banyak dikaji sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan kinerja keuangan khususnya profitabilitas masih menjadi faktor utama peningkatan nilai perusahaan sementara pengungkapan keberlanjutan dan ukuran perusahaan belum menjadi pertimbangan dominan investor pada sektor ini.
Copyrights © 2026