Pendahuluan: Hipertensi ialah penyakit kronis yang membutuhkan terapi jangka panjang. Kepatuhan minum obat menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan komp;ikasi kardiovaskular. Hubungan antara kepatuhan minum obat dan tekanan darah pada pasien hipertensi di fasilitas kesehatan primer masih menunjukkan hasil yang bervariasi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi serta mengidentifikasi faktor demografi yang berhubungan dengan kepatuhan. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan pada MeiāJuli 2024 dari 194 pasien hipertensi rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS-5), sedangkan analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada SPSS Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia >60 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan SMA, berstatus menikah, dan telah menderita hipertensi lebih dari 3 tahun. Sebagian besar pasien memiliki tingkat kepatuhan sedang, sedangkan tekanan darah terkontrol lebih banyak ditemukan pada pasien di Puskesmas Pontang dibandingkan Puskesmas Baros. Analisis bivariat menunjukkan bahwa lama menderita hipertensi berhubungan signifikan dengan tingkat kepatuhan minum obat (p=0,002), sedangkan hubungan antara kepatuhan minum obat dan tekanan darah tidak menunjukkan signifikansi statistik (p=0,077) Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa lama menderita hipertensi merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat, sedangkan tekanan darah tidak berhubungan secara bermakna dengan tingkat kepatuhan.
Copyrights © 2026