Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam proses integrasi teknologi dalam optimalisasi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami konteks, pengalaman, serta dinamika yang dialami oleh para pendidik dan peserta didik secara langsung di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan staf TI, observasi partisipatif dalam proses pembelajaran, serta dokumentasi terhadap perangkat ajar digital yang digunakan. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa integrasi teknologi secara nyata mampu memberikan fleksibilitas instruksional, meningkatkan partisipasi aktif siswa, serta membentuk pola pembelajaran mandiri yang lebih kreatif. Kendati demikian, temuan di lapangan mengungkap adanya tantangan signifikan berupa kesenjangan infrastruktur digital, variasi kompetensi literasi digital guru, dan kendala aksesibilitas lokal. Melalui reduksi data dan triangulasi teknik, penelitian ini mengidentifikasi berbagai praktik baik (best practices) terkait strategi adaptasi madrasah yang berhasil. Berdasarkan fenomena tersebut, direkomendasikan perlunya kebijakan strategis mencakup peningkatan infrastruktur, pelatihan literasi digital guru yang terstruktur, dan dukungan regulasi berkelanjutan demi menyukseskan implementasi teknologi dalam ekosistem Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah.
Copyrights © 2026