Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh kemorosotan akhlak yang disebabkan oleh kurang tertanamnya jiwa keagamaan siswa dan didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Guru Akidah Akhlak memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, motivator, dan evaluator dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana peran guru akidah akhlak dalam memebentuk karakter religius siswa kelas VIII di MTs Negeri Kota Kupang dan Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat peran guru akidah akhlak dalam memebentuk karakter religius siswa kelas VIII di MTs Negeri Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di lapangan didapatkan bahwa 1. Peran guru akidah akhlak dalam membentuk karakter siswa kelas VIII di MTs Negeri Kota Kupang adalah dengan pendekatan melalui peran guru akidah akhlak sebagai pembimbing, peran guru akidah akhlak sebagai teladan dan peran guru akidah akhlak sebagai penasihat atau tanggung jawab. Hal tersebut dengan tujuan untuk membentuk karakter religius siswa di MTs Negeri Kota Kupang. 2. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang religius dan kondusif, dukungan orang tua, guru yang teladan, serta tersedianya fasilitas ibadah dan sarana prasarana pendidikan yang memadai. Sedangkan faktor penghambat adalah pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang mendukung dan penggunaan media sosial yang berlebihan, keterbatasan kemampuan pada siswa, dan karakter siswa yang berbeda-beda.
Copyrights © 2026