Sumber daya manusia merupakan aset strategis yang sangat krusial bagi keberlangsungan operasional PT Bintang Indokarya Gemilang. Meskipun demikian, proses evaluasi dan pemilihan karyawan terbaik (Best Employee) di perusahaan ini masih dilakukan secara konvensional, lisan, dan subjektif, sehingga rentan terhadap bias penilaian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan karyawan terbaik menggunakan hibridasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dalam penelitian ini, AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas kriteria penilaian berdasarkan persepsi manajemen, sedangkan TOPSIS diterapkan untuk melakukan perankingan alternatif karyawan. Indikator penilaian utama mencakup Perilaku di Lingkungan Kerja, Komunikasi, Inisiatif, dan Proaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria Perilaku di Lingkungan Kerja memperoleh bobot tertinggi sebesar 0.4658, diikuti Proaktif (0.2771), Inisiatif (0.1611), dan Komunikasi (0.0960) dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 1.15% (konsisten). Kombinasi AHP dan TOPSIS terbukti berhasil memberikan rekomendasi pemeringkatan kandidat secara objektif, transparan, presisi, dan efisien untuk mendukung keputusan manajemen.
Copyrights © 2026