Rendahnya minat membaca siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan utama yang memengaruhi kemampuan literasi dan pemahaman informasi. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) hadir sebagai upaya menyeluruh dan berkelanjutan untuk membangun budaya literasi dan meningkatkan minat baca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GLS terhadap minat membaca siswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan dalam penelitian ini. Subjek penelitian melibatkan 27 siswa kelas IV SD Negeri 1 Candinegara yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen angket skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, dan uji T melalui program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara GLS terhadap minat membaca siswa. Nilai R sebesar 0,584 menunjukkan tingkat hubungan yang sedang, sementara nilai R Square sebesar 0,341 mengindikasikan bahwa GLS memberikan kontribusi pengaruh sebesar 34,1% terhadap minat membaca siswa. Dapat disimpulkan bahwa keberlanjutan dan penguatan program GLS perlu menjadi perhatian utama sekolah guna meningkatkan minat membaca sekaligus mendukung pengembangan literasi siswa.
Copyrights © 2026