Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi antarpribadi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan karakter keagamaan siswa di SMA Life Skills Kesuma Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi penelitian terdiri dari 102 siswa kelas XI, dengan sampel sebanyak 33 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur komunikasi interpersonal guru PAI berdasarkan aspek keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan, serta karakter keagamaan yang mencakup iman, ibadah, dan perilaku moral. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas, serta regresi sederhana dan korelasi momen produk Pearson menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal guru PAI dengan karakter keagamaan siswa, dengan nilai signifikansi 0,002 dan koefisien korelasi sebesar 0,516, yang termasuk dalam kategori sedang. Koefisien determinasi sebesar 0,266 menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berkontribusi sebesar 26,6% terhadap variasi karakter keagamaan siswa, sedangkan 73,4% sisanya terkait dengan faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi guru PAI memainkan peran penting dalam mendukung internalisasi nilai religius, tetapi pembentukan karakter peserta didik tidak dapat bergantung pada komunikasi guru semata. Oleh karena itu, penguatan karakter religius perlu dilakukan melalui komunikasi interpersonal yang efektif sekaligus didukung oleh budaya sekolah, keterlibatan keluarga, lingkungan pergaulan, dan pendampingan peserta didik secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026