Kesehatan mental remaja sering kali terganggu akibat maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, termasuk yang rentan terjadi pada usia sekolah menengah pertama. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai bahaya bullying serta memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kesehatan mental melalui metode psikoedukasi. Kegiatan dilaksanakan di MTsN 6 Aceh Besar yang berlokasi di Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pemberian pre-test untuk mengukur pemahaman awal, penyampaian materi interaktif mengenai jenis-jenis bullying, dampak psikologis, dan cara pencegahannya, serta diakhiri dengan post-test dan sesi konseling kelompok singkat. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan mengenai dampak buruk perilaku bullying terhadap kesehatan jiwa korban maupun pelaku. Melalui psikoedukasi ini, tercipta kesadaran baru di kalangan remaja untuk membangun lingkungan madrasah yang ramah, saling mendukung, serta berani melaporkan segala bentuk tindakan intimidasi kepada guru bimbingan konseling. Kesimpulannya, intervensi psikoedukasi terbukti efektif sebagai langkah preventif dalam meminimalkan angka bullying sekaligus menguatkan ketahanan mental remaja di sekolah.
Copyrights © 2026