Kambing merupakan salah satu ternak dengan populasi terbesar di Indonesia dan berperan penting bagi perekonomian serta kehidupan masyarakat, termasuk kambing perah yang dimanfaatkan produksi susunya. Penentuan komposisi pakan yang tepat menjadi salah satu faktor penting agar kambing perah dapat menghasilkan susu secara optimal dengan biaya yang efisien. Selama ini, penyusunan komposisi pakan pada peternak umumnya masih dilakukan berdasarkan kebiasaan tanpa perhitungan kebutuhan nutrisi secara pasti, sehingga hasil yang diperoleh belum tentu optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi pakan ternak kambing perah yang optimal menggunakan Algoritma Genetika serta mengetahui tingkat kualitas solusi yang dihasilkan. Penyelesaian masalah dilakukan dengan merepresentasikan komposisi pakan ke dalam kromosom berbasis real code, dimana setiap gen mewakili bobot (kg) dari salah satu jenis bahan pakan. Sistem dibangun melalui tahapan studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi menggunakan bahasa pemrograman Python, serta pengujian dan analisis. Pengujian dilakukan terhadap parameter batas atas interval gen, crossover rate, mutation rate, ukuran populasi, dan jumlah generasi untuk memperoleh kombinasi parameter yang menghasilkan nilai fitness terbaik. Hasil pengujian parameter menunjukkan kombinasi terbaik diperoleh pada batas atas interval gen 10 kg, ukuran populasi 70, jumlah generasi 50, crossover rate 0,9, dan mutation rate 0,4. Evaluasi hasil optimasi dilakukan dengan membandingkan komposisi pakan yang selama ini digunakan peternak dengan komposisi hasil sistem. Komposisi hasil optimasi sistem menghasilkan estimasi total produksi susu sebesar 7,96 liter dengan biaya pakan Rp110.000, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan komposisi peternak yang hanya menghasilkan estimasi 3,73 liter dengan biaya Rp43.250. Meskipun biaya pakan hasil sistem lebih besar secara nominal, biaya yang dikeluarkan untuk setiap liter tambahan produksi susu justru lebih rendah, yaitu sekitar Rp18.469 dibandingkan Rp24.971 pada praktik peternak. Hasil ini membuktikan bahwa Algoritma Genetika mampu menghasilkan komposisi pakan kambing perah yang secara proporsional lebih efisien dibandingkan praktik yang selama ini diterapkan oleh peternak.
Copyrights © 2026