Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan bahasa Palembang kepada mahasiswa asing melalui cerita rakyat Pulau Kemaro sebagai media pembelajaran berbasis budaya yang dilaksanakan secara interaktif melalui Zoom. Kegiatan diikuti oleh dua mahasiswa asing yang mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Metode pengabdian meliputi penyampaian cerita, pengenalan kosakata, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi. Materi difokuskan pada delapan kosakata bahasa Palembang, yaitu wong, dak, nian, lakinyo, balek, jingok, ado, dan beberapo. Sebelum kegiatan, peserta umumnya hanya memahami kosakata bahasa Indonesia yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan belum mengenal kosakata bahasa Palembang. Evaluasi dilakukan melalui tugas menuliskan kembali kosakata yang telah dipelajari beserta maknanya dalam bahasa Indonesia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 2 dari 2 peserta berhasil menuliskan delapan kosakata target beserta maknanya. Hasil tersebut menunjukkan adanya penambahan pengetahuan peserta terhadap kosakata bahasa Palembang. Penggunaan cerita rakyat juga membantu memberikan konteks pembelajaran sekaligus memperkenalkan unsur budaya lokal Palembang. Dengan demikian, cerita rakyat Pulau Kemaro melalui pembelajaran interaktif dapat menjadi alternatif media pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026