Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan pakan sekaligus mengurangi limbah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali merupakan wilayah yang sebagian masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Salah satu limbah pertanian yang tersedia cukup melimpah adalah tebon jagung, yang selama ini sebagian dimanfaatkan secara langsung sebagai pakan ternak dan sebagian lainnya dibakar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tebon jagung sebagai pakan ternak melalui teknologi fermentasi. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan, koordinasi dengan kelompok tani dan ternak, penyampaian materi, praktik pembuatan pakan fermentasi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tebon jagung menjadi pakan fermentasi. Teknologi tersebut juga memberikan alternatif dalam penyediaan pakan yang dapat disimpan, terutama ketika ketersediaan hijauan segar menurun.
Copyrights © 2026