Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai Tuberkulosis (TBC) dan etika batuk sebagai upaya pencegahan penularan di Dusun Ganting, Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC dan etika batuk sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah penularan TBC. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 37 responden yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik etika batuk dengan bantuan media PowerPoint dan leaflet. Pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 42,97 pada pre-test menjadi 98,65 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 55,68 poin. Nilai median meningkat dari 30 menjadi 100. Setelah edukasi, seluruh responden memperoleh nilai minimal 90 dan 32 responden memperoleh nilai 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mengenai TBC dan etika batuk mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat secara deskriptif. Edukasi kesehatan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan etika batuk, menjaga ventilasi, menggunakan masker pada kondisi yang diperlukan, mengenali gejala TBC, serta melakukan pemeriksaan dini.
Copyrights © 2026