Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pengimajian dalam lirik lagu pop Indonesia melalui pendekatan semiotik dengan model pembacaan heuristik dan hermeneutik oleh Michael Riffaterre. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis teks. Data berupa lima belas lirik lagu pop Indonesia yang bertemakan cinta dan populer di masyarakat. Sumber data diperoleh dari dokumentasi lirik lagu penyanyi solo maupun grup musik seperti Chrisye, Iwan Fals, Noah, Padi, dan Dewa 19. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, yaitu pembacaan heuristik untuk menangkap makna literal dan struktur bahasa, serta pembacaan hermeneutik untuk mengungkap makna simbolik, emosional, dan kontekstual dari pengimajian dalam lirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik tersebut mengandung beragam imaji visual, auditif, taktil, dan emosional yang membentuk makna cinta, trauma, harapan, kehilangan, dan spiritualitas. Penggabungan pendekatan heuristik dan hermeneutik memungkinkan pemahaman lirik lagu secara utuh, menjadikan lagu pop Indonesia tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai karya sastra populer yang layak dikaji secara ilmiah dan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra Indonesia. Kata kunci: pengimajian, lirik lagu pop, heuristik, hermeneutik, semiotik, Riffaterre
Copyrights © 2026