Industri fast fashion di Kota Bandung menghadapi persaingan yang semakin kompetitif sehingga perusahaan perlu memahami faktor yang membentuk keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian dengan persepsi gender sebagai variabel mediasi pada konsumen UNIQLO Heritage Factory Outlet Bandung. Responden penelitian didominasi perempuan, kelompok usia dewasa muda, berdomisili di Kota Bandung, dan bekerja sebagai karyawan swasta. Persepsi gender dalam penelitian ini tidak dimaknai sebagai jenis kelamin biologis, melainkan sebagai persepsi konsumen mengenai peran sosial, harapan masyarakat, identitas gender, penerimaan, serta pengaruhnya terhadap perilaku dan keputusan pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis jalur, serta uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, persepsi gender, dan keputusan pembelian berada pada kategori baik. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan persepsi gender, sedangkan persepsi gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Persepsi gender juga terbukti memediasi secara parsial hubungan antara kualitas produk dan keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk tetap menjadi pertimbangan utama konsumen, sementara persepsi gender yang positif dan inklusif menjadi jalur tambahan yang dapat memperkuat keputusan pembelian.
Copyrights © 2026