Bandung Conference Series: Communication Management
399 - 406

Pengaruh Terpaan Media Online terhadap Tingkat Kecemasan Siswa

Mochamad Alfath Haikal Akbar (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Firmansyah (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Digital technology has revolutionised how individuals, particularly students, access and acquire information. Online media has become the primary source of news, including educational issues. The land dispute involving SMAN 1 Bandung, widely reported by various online news portals, attracted significant public attention. This extensive and conflict-laden media exposure may trigger anxiety among students. This study examines the effect of online media exposure on the anxiety levels of SMAN 1 Bandung students regarding the school land dispute. The Stimulus–Organism–Response (SOR) theory provides the conceptual framework to explain the relationship between information exposure (stimulus) and emotional responses, particularly anxiety. A quantitative approach using multiple linear regression was employed. Data were collected through Likert-scale questionnaires administered to 93 students who had accessed news about the dispute. Data analysis included validity and reliability tests, classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity), and t-tests and F-tests to examine partial and simultaneous effects. The findings indicate that online media exposure significantly affects student anxiety (sig. 0.025 < 0.05), explaining 4.7% of the variance. Frequency (X1) has a significant partial effect (sig. 0.018), whereas duration (X2) and attention (X3) do not show significant individual effects on student anxiety.   Teknologi digital telah merevolusi cara individu, termasuk siswa, mengakses dan memperoleh informasi. Media daring kini menjadi sumber utama berita mengenai berbagai topik, termasuk yang berkaitan dengan pendidikan. Sengketa lahan yang melibatkan SMAN 1 Bandung, yang telah diliput secara luas oleh berbagai portal berita daring, menjadi salah satu peristiwa yang menarik perhatian publik secara signifikan. Paparan informasi yang intens dan sarat konflik ini dapat memicu kecemasan pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak terpaan media daring terhadap tingkat kecemasan siswa di SMAN 1 Bandung terkait sengketa lahan sekolah. Teori Stimulus–Organisme–Respon (SOR) berfungsi sebagai kerangka konseptual untuk menjelaskan hubungan antara paparan informasi sebagai stimulus dan respons emosional berupa kecemasan. Penelitian menggunakan metodologi kuantitatif dengan teknik regresi linier sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada 93 siswa SMAN 1 Bandung. Analisis data mencakup penilaian validitas dan reliabilitas, serta evaluasi asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), dilengkapi uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan media berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan siswa (sig. 0,025 < 0,05) dengan kontribusi sebesar 4,7%. Secara parsial, frekuensi (X1) berpengaruh signifikan (sig. 0,018), sedangkan durasi (X2) dan atensi (X3) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara individu.  

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSCM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content ...