Bandung Conference Series: Communication Management
435 - 442

Dari Akses Menuju Partisipasi: Komunikasi Inklusif pada Festival Literasi Kota Bandung

Metha Ainurohmah (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Andalusia Neneng Permatasari (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

This study examines the inclusive communication strategy of the Bandung City Office of Library and Archives in the Literacy Festival Program, particularly in the Lomba Bakat Anak Istimewa for children with special needs. The study is motivated by the need for public institutions to provide equal access to information and participation for vulnerable groups. The research aims to explain how communication needs are identified, how interaction is built during the event, how messages and media are planned, and why the strategy has not fully reached all inclusive groups. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the strategy was built through coordination with teachers, judges, parents, companions, and disability networks. Communication occurred in a layered pattern through intermediaries, while messages were distributed using formal letters, flyers, Instagram, WhatsApp, registration links, and technical meetings. These findings were formulated into an inclusive communication strategy model consisting of needs identification, message and media planning, assisted interaction, participation of children with special needs, and evaluation. Although the strategy has moved toward inclusive communication, limitations remain in participant coverage, the availability of judges and facilitators, message accessibility, and institutional capacity.   Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi inklusif Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung dalam Program Festival Literasi, khususnya pada kegiatan Lomba Bakat Anak Istimewa bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lembaga publik menyediakan akses informasi dan ruang partisipasi yang setara bagi kelompok rentan. Tujuan penelitian adalah menjelaskan proses identifikasi kebutuhan komunikasi ABK, bentuk interaksi selama kegiatan, perencanaan pesan dan media komunikasi, serta penyebab strategi komunikasi belum sepenuhnya menjangkau seluruh kelompok inklusivitas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dibangun melalui koordinasi dengan beberapa pihak yang memahami ABK, yaitu guru, juri, orang tua, pendamping, dan jejaring disabilitas. Komunikasi berlangsung secara berlapis melalui pihak perantara, sedangkan pesan disampaikan melalui surat, flyer, Instagram, WhatsApp, tautan pendaftaran, dan rapat teknis. Temuan penelitian dirumuskan dalam model strategi komunikasi inklusif yang mencakup identifikasi kebutuhan, perencanaan pesan dan media, interaksi pendampingan, partisipasi ABK, serta evaluasi. Meskipun telah mengarah pada komunikasi inklusif, strategi tersebut masih dibatasi oleh cakupan kategori peserta, ketersediaan juri dan fasilitator, aksesibilitas pesan, serta kapasitas pendukung.  

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSCM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content ...