Background: Meskipun museum berpotensi besar sebagai living learning laboratory, pemanfaatannya dalam pembelajaran sejarah di Bogor Raya belum optimal akibat keterbatasan modul ajar kontekstual dan kompetensi pedagogis guru terkait Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, program PkM Prodi Pendidikan Sejarah UPI ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan museum, serta mengembangkan modul ajar yang interaktif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan bermanfaat meningkatkan kapasitas profesional guru dan membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, MGMP, dan museum. Metode: Adapun metode yang digunakan berupa praktik lapangan ke Galeri Bumi Parawira dan Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti di kota Bogor, serta workshop penyusunan modul ajar berbasis sumber belajar museum secara luring dan daring. Hasil: Terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap museum sebagai sumber belajar Sejarah dengan mengintegrasikannya ke dalam Modul Ajar Sejarah, dan keterampilan mengembangakan pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual dan berkelanjutan. Kesimpulan: Program PkM ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogis dan keterampilan guru sejarah di Bogor Raya dalam menyusun modul ajar berbasis museum yang kontekstual, interaktif, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026