Publish Date
30 Nov -0001
This study examines the effect of exposure to parenting messages on TikTok on parents' attitudes regarding children's emotional development, focusing on parents of students at RA Attaqwa 09 Babelan, Bekasi Regency. The rise of social media as a primary source of parenting information amid parents' busy working lives underlies the urgency of this research. A quantitative approach with a survey method was applied, grounded in Behaviorism, Stimulus-Response, and Message Effects theories. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 54 respondents determined by purposive sampling and the Slovin formula from a population of 62 parents, then analyzed using simple linear regression covering the main hypothesis and three sub-hypotheses representing the cognitive, affective, and conative dimensions of attitude. Results show that exposure to parenting messages on TikTok (X) has no significant effect on parents' attitudes toward children's emotional development (Y), with a significance value of 0.747 (>0.05) and an R Square of only 0.2%. The same pattern holds for all three dimensions, with significance values of 0.671 (cognition), 0.771 (affection), and 0.595 (conation). These findings indicate that parental attitudes are shaped more by direct parenting experience, structured professional guidance, and internalized cultural-religious values than short-form social media content. Penelitian ini mengkaji pengaruh terpaan pesan parenting di media sosial TikTok terhadap sikap orang tua terkait perkembangan emosi anak, dengan objek orang tua murid RA Attaqwa 09 Babelan, Kabupaten Bekasi. Tingginya penggunaan media sosial sebagai sumber utama informasi pengasuhan di tengah kesibukan orang tua menjadi urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, berlandaskan Teori Behaviorisme, Teori Stimulus-Response, dan Teori Efek Terpaan Pesan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 54 responden yang ditentukan dengan purposive sampling dan rumus Slovin dari populasi 62 orang tua, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana mencakup hipotesis utama dan tiga sub-hipotesis yang mewakili dimensi kognisi, afeksi, dan konasi dari sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan pesan parenting di TikTok (X) tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap orang tua terkait perkembangan emosi anak (Y), dengan nilai signifikansi 0,747 (>0,05) dan R Square hanya 0,2%. Pola serupa juga terjadi pada ketiga dimensi, dengan nilai signifikansi 0,671 (kognisi), 0,771 (afeksi), dan 0,595 (konasi). Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap orang tua lebih banyak dibentuk oleh pengalaman pengasuhan langsung, bimbingan profesional yang terstruktur, serta nilai budaya-agama yang terinternalisasi, dibandingkan konten media sosial berdurasi singkat.
Copyrights © 0000