Background: Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional dan terintegrasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan serta dampak sosial ekonomi bagi mustahik. Di Kabupaten Sidoarjo, potensi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam mendukung fundraising ZIS cukup besar, namun optimalisasi melalui struktur resmi Lazismu belum maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola AUM dan masjid dalam mengelola fundraising ZIS secara profesional, terstruktur, dan berbasis digital. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pendidikan masyarakat, konsultasi kelembagaan, serta simulasi digitalisasi pelaporan dan penghimpunan dana melalui tahapan diagnostik, perancangan program, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tata kelola ZIS, kesiapan penyusunan SOP fundraising, serta meningkatnya kesadaran digitalisasi dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas lembaga. Selain itu, terjadi pergeseran paradigma dari pengelolaan zakat konsumtif menuju model pemberdayaan ekonomi produktif. Kesimpulan: Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kesiapan awal pengelola AUM dan masjid dalam memahami tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), menyusun rancangan SOP fundraising, serta mengenal pemanfaatan media digital untuk mendukung pelaporan dan penghimpunan dana.
Copyrights © 2026