Pendahuluan: Ketahanan pangan di perkotaan menghadapi kendala keterbatasan lahan dan ketergantungan pangan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi budidaya pangan berbasis IoT yang efisien dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan keterampilan anak asuh melalui penerapan sistem AkuLeleTech berbasis Internet of Things (IoT). Metode: Identifikasi kebutuhan mitra melalui observasi dan diskusi, pelatihan dan praktik pengolahan pisang menjadi keripik, tepung pisang, cookies MPASI, selai, dan susu pisang, pendampingan pengemasan dan penyusunan identitas merek, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial, WhatsApp Business, dan marketplace. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata skor pretest 50,0% menjadi 82,0% dengan t-hitung = 96,0 dan p-value = 7,32 × 10⁻¹⁵. Kesimpulan: Program ini berhasil memanfaatkan teknologi IoT sebagai solusi ketahanan pangan berbasis masyarakat dan dapat mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026