Background: Penyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses informasi dan layanan publik, termasuk layanan pendidikan dan ekonomi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah bagi penyandang disabilitas tunanetra di Ponorogo melalui pendekatan Financial Behavior Therapy (FBT). Metode: Kegiatan dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan meliputi tahap pre-test, pelatihan, pendampingan, hingga post-test. Materi disampaikan menggunakan media aksesibel seperti modul audio, Braille, dan e-celengan pintar ramah tunanetra. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep keuangan syariah, keterampilan mengatur keuangan, serta perubahan perilaku finansial yang lebih positif. Rata-rata nilai post-test meningkat satu tingkat dibanding pre-test. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi dan kepercayaan diri peserta. Kesimpulan: pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan FBT efektif dalam membentuk perilaku keuangan adaptif dan resiliensi ekonomi pada komunitas disabilitas tunanetra.
Copyrights © 2026