Pendahuluan: Pembelajaran sains di sekolah dasar masih kurang mengaitkan budaya lokal sehingga siswa kesulitan memahami konsep sains secara kontekstual. Studi ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran etnosains berbasis budaya Melayu di Sekolah Dasar At-Tanwiriyah Johor, Malaysia. Metode: Deskriptif kualitatif melalui edukasi, pelatihan, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Pembelajaran etnosains mampu meningkatkan antusiasme, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap konsep sains melalui media budaya lokal seperti cincau dan cencaluk. Selain itu, pembelajaran ini juga menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengenal dan melestarikan budaya Melayu. Kesimpulan: Pembelajaran etnosains berbasis budaya Melayu dapat menjadi inovasi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna di sekolah dasar.
Copyrights © 2026