Jurnal SOLMA
Vol. 15 No. 2 (2026)

Skrining dan Edukasi Pencegahan Preeklamsia melalui Pendekatan Gizi, Sinbiotik, Aspirin dan Kalsium sebagai Upaya Promotif dan Preventif Kesehatan Ibu Hamil

Nunung Nurjanah (Program Studi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50275)
Noor Pramono (Program Studi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50275)
Anggorowati (Program Studi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50275)
Ariawan Soejoenoes (Program Studi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, S.H., Tembalang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50275)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2026

Abstract

Background: Preeklamsia masih menjadi komplikasi kehamilan utama yang berkontribusi signifikan terhadap kematian maternal, sehingga membutuhkan intervensi promotif dan preventif terpadu di tingkat pelayanan dasar. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan deteksi dini risiko preeklamsia serta pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil melalui edukasi berbasis gizi, sinbiotik, kalsium, serta penggunaan aspirin dosis rendah sesuai indikasi medis. Metode: Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (Desember 2025–Februari 2026) di 20 Puskesmas Kabupaten Cirebon yang melibatkan 301 ibu hamil usia kehamilan kurang dari 20 minggu melalui teknik purposive sampling. Tahapan meliputi skrining risiko dengan Buku KIA, edukasi kelompok berbasis leaflet, konsultasi individu, serta pendampingan dan pemantauan tindak lanjut. Hasil: Seluruh sasaran (100%) berhasil diskrining, dengan pemetaan risiko menunjukkan 25,2% risiko tinggi, 19,6% risiko sedang, dan 55,2% tidak berisiko. Analisis bivariate menunjukkan hubungan signifikan antara status gizi (P=0,000), riwayat preeklamsia (P=0,000), konsumsi sinbiotik (P=0,000), dan konsumsi aspirin (P=0,001) dengan risiko preeklamsia.. Kesimpulan: Skrining terpadu dan edukasi berbasis bukti terbukti efektif meningkatkan pemetaan risiko maternal serta pemahaman intervensi preventif ibu hamil untuk menekan komplikasi kehamilan secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

solma

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari ...