Bandung Conference Series: Communication Management
1089 - 1096

Resepsi Gen Z dalam Podcast Raditya Dika

Salma Su'daa Saajidah (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Doddy Iskandar (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Raditya Dika’s podcast has become a popular digital medium among teenagers and adults alike, as it offers lighthearted, engaging, and educational discussions on mental health, parenting, and his experiences as a doctor. The episode featuring Dr. Tirta and Dr. Gia successfully delivered entertaining and enjoyable yet informative content; the distinct personalities and communication styles of the two guests served as a unique draw for the audience, leading to diverse interpretations of the conversation’s content. This study aims to analyze audience reception of the information presented regarding mental health and child-rearing in Raditya Dika’s podcast featuring Dr. Tirta and Dr. Gia. This study employs a qualitative method with a reception analysis approach. Data collection methods included in-depth interviews, observation of podcast episodes on YouTube, and a literature review. This study also utilized Stuart Hall’s Audience Reception Theory, which explains that audiences play an active role in interpreting media messages. Field research findings revealed that Gen Z informants recognized a stark contrast in the personalities of the two guests, dubbed “Tantrum vs. Tentram” by the audience: Dr. Tirta exhibits a sarcastic personality, while Dr. Gia has a gentle and soft-spoken demeanor. These differences actually complement each other and make health education and parenting advice more entertaining and less rigid. Overall, this podcast is considered a highly effective and communicative digital educational tool for the younger generation.   Podcast Raditya Dika menjadi salah satu media digital yang banyak diminati oleh kalangan remaja hingga dewasa karena menyajikan pembahasan yang ringan, komunikatif dan edukatif mengenai kesehatan mental, pola asuh anak, serta pengalaman sebagai seorang dokter. Episode Dr. Tirta dan Dr Gia berhasil menghadirkan konten yang menghibur dan menyenangkan namun tetap informatif, perbedaan karaker dan gaya komunikasi kedua narasumber tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi audiens sehingga memunculkan beragam interpretasi terhadap isi percakapan yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi audiens terhadap penyampaian informasi mengenai kesehatan mental dan pola asuh anak dalam podcast Raditya Dika bersama Dr. Tirta dan Dr. Gia, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam, observasi tayangan podcast pada platform Youtube, serta studi literatur. Penelitian ini juga menggunakan Audience Reception Theory yang dikemukakan oleh Stuart Hall, yang menjelaskan bahwa audiens berperan aktif dalam memaknai pesan media. Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan bahwa informan Gen Z menyadari adanya perbedaan karakter yang konras antara kedua narasumber yang dijuluki “Tantrum Vs Tentram” oleh audiens, Dr. Tirta memiliki karakter yang sarkas sedangkan Dr. Gia memiliki karakter yang lemah lembut. Adanya perbedaan ini justru saling melengkapi serta membuat edukasi kesehatan dan pola asuh anak menjadi lebih menghibur dan tidak kaku. Secara keseluruhan podcast ini dinilai sebagai sarana edukasi digital yang sangat efektif dan komunikatif bagi generasi muda.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSCM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content ...