Budaya membaca merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan karena membaca menjadi dasar dalam memperoleh pengetahuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Namun, rendahnya budaya membaca masih menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan dalam lingkungan pendidikan, termasuk pada siswa di KPPS ULA Parit Bunga Baru. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi rendahnya budaya membaca siswa adalah kurangnya dukungan orang tua dalam membangun kebiasaan literasi di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dukungan orang tua terhadap pembentukan budaya membaca siswa serta faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya keterlibatan keluarga dalam kegiatan literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kebiasaan membaca siswa. Kurangnya pendampingan, motivasi, penyediaan bahan bacaan, serta perhatian terhadap aktivitas membaca menyebabkan siswa belum menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan literasi yang mendukung peningkatan budaya membaca siswa di KPPS ULA Parit Bunga Baru.
Copyrights © 2026