Pembelajaran sejarah di SMA dan SMK masih cenderung didominasi oleh metode ceramah konvensional sehingga menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dan menyulitkan guru dalam mengikuti tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru sejarah dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan (AI), media pembelajaran interaktif, dan aplikasi kuis online, guna mendukung pembelajaran sejarah yang lebih inovatif dan kontekstual. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang mengombinasikan ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan, dengan melibatkan 20 orang guru sejarah SMA dan SMK se-Kota Pekanbaru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar peserta belum pernah menggunakan perangkat AI maupun aplikasi kuis online dalam pembelajaran, sedangkan setelah kegiatan sebanyak 80% peserta mampu membuat bahan ajar berbantuan AI secara mandiri dan 75% berhasil merancang kuis interaktif menggunakan Quizizz dan Kahoot!. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa workshop berbasis praktik yang disertai pendampingan efektif dalam memperkuat kompetensi digital guru sejarah, meskipun pendampingan berkelanjutan tetap diperlukan untuk menjamin implementasi yang konsisten di kelas.
Copyrights © 2026