Perilaku bullying merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif bagi korban maupun pelaku. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah perilaku bullying adalah dengan meningkatkan kemampuan empati siswa melalui layanan konseling kelompok menggunakan teknik rolle playing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik rolle playing dalam meningkatkan empati untuk mencegah perilaku bullying pada siswa SMPN 2 Lamasi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi Exsperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Hasil analisis uji hipotesis pada pretest-posttest eksperimen menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0.000 dimana nilai tersebut < 0.05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini ialah H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu Bimbingan dan Konseling, menjadi referensi bagi guru BK dalam menyusun program pencegahan bullying, serta menjadi dasar bagi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.
Copyrights © 2026