Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 07 RW III Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, telah memiliki program pemilahan sampah plastik untuk botol minum yang dikumpulkan dan dijual. Namun, sampah plastik lainnya yang tidak dapat dijual belum mendapatkan penanganan khusus, padahal plastik memerlukan waktu sangat lama untuk terurai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan ecobrick sebagai solusi pengelolaan sampah plastik yang tidak dapat dijual, sehingga dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dirancang melalui empat tahapan, yaitu studi pendahuluan untuk mengidentifikasi kebutuhan, pelatihan pembuatan ecobrick, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan partisipasi aktif dari anggota Kelompok PKK RT 07 RW III Kelurahan Kalisegoro. Pengetahuan mengenai pengelolaan sampah plastik meningkat, demikian pula tingkat kepedulian terhadap lingkungan. Kesadaran memilah sampah plastik kini berlanjut; setiap ada kegiatan, sampah plastik langsung dipilah dengan menyediakan tempat sampah terpisah. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa tumbuhnya kesadaran menjaga lingkungan, berkurangnya volume sampah plastik melalui pemadatan menjadi ecobrick, serta terciptanya produk bernilai seni berupa rangkaian ecobrick berbentuk cinta yang dimanfaatkan sebagai spot foto. Dengan demikian, program pelatihan ecobrick terbukti efektif dalam mengurangi limbah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat.
Copyrights © 2026