Perilaku maladaptif pada siswa, seperti tindakan impulsif, ketidakmampuan meregulasi emosi, dan pelanggaran aturan sekolah, menjadi kendala serius dalam lingkungan pendidikan di UPT SMPN 5 Satap Masamba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik Stop, Think, Act (STA) dalam layanan konseling kelompok untuk meningkatkan perilaku adaptif siswa. Pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest Design diterapkan dalam penelitian ini. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dengan skor perilaku adaptif rendah hingga sedang. Pengumpulan data menggunakan Angket Perilaku Adaptif (Skala Likert), sedangkan analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test berbantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan skor rata-rata yang signifikan dari pre-test sebesar 61,40 menjadi post-test sebesar 101,50. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik Stop, Think, Act dalam layanan konseling kelompok terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan perilaku adaptif siswa
Copyrights © 2026