Kajian ini menilai perubahan kebugaran jasmani setelah nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) diintegrasikan ke dalam aktivitas fisik kepramukaan. Rancangan yang digunakan ialah eksperimen semu dengan kelompok kontrol tidak ekuivalen. Sebanyak 30 anggota aktif ekstrakurikuler Pramuka SMAN 1 Cilaku dipilih secara purposif, kemudian ditempatkan pada kelompok program dan kelompok pembanding, masing-masing 15 siswa. Kelompok program menjalani kegiatan terstruktur dua kali setiap minggu selama delapan minggu, sedangkan kelompok pembanding tetap mengikuti latihan Pramuka reguler. Kebugaran diukur memakai Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Analisis mencakup uji t berpasangan, uji t independen, N-Gain, dan Cohen's d. Skor kelompok program meningkat secara bermakna dibandingkan kondisi awal (p = 0,008; d = 0,80), terutama pada kelincahan. Kenaikan skor total antarkelompok tidak berbeda (p = 0,874), tetapi peningkatan kelincahan pada kelompok program lebih tinggi secara signifikan (p = 0,016; d = 0,93). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penataan aktivitas Pramuka yang memuat PPK berpotensi memperkuat aspek kebugaran tertentu, khususnya kelincahan, sekaligus mendukung pembentukan karakter di sekolah.
Copyrights © 2026