Perhatian terhadap keberlanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan praktik lingkungan ke dalam strategi penciptaan nilai. Namun, pengaruh green investment dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten, terutama pada perusahaan yang telah memiliki orientasi keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green investment dan carbon emission disclosure terhadap nilai perusahaan serta menguji peran profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang tergabung dalam Indeks SRI-KEHATI selama periode 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan terdiri atas 10 perusahaan dengan 60 observasi firm-year. Nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin’s Q, green investment diukur melalui rasio investasi lingkungan, carbon emission disclosure menggunakan indeks pengungkapan emisi karbon, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa green investment tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan carbon emission disclosure dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, green investment, carbon emission disclosure, dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya, profitabilitas terbukti memoderasi secara positif hubungan green investment dengan nilai perusahaan serta hubungan carbon emission disclosure dengan nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks perusahaan SRI-KEHATI, relevansi praktik dan informasi lingkungan terhadap nilai perusahaan menjadi lebih kuat ketika didukung oleh kondisi profitabilitas yang baik.
Copyrights © 2026