Desa Sukakerta merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertanian yang cukup besar, namun produktivitasnya belum optimal akibat rendahnya keberhasilan penyemaian benih yang masih dilakukan secara konvensional di lahan terbuka. Kondisi tersebut menyebabkan bibit rentan terhadap serangan hama, cuaca ekstrem, dan fluktuasi kelembapan sehingga berdampak pada rendahnya ketahanan pangan rumah tangga tani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan green house sebagai sarana penyemaian benih guna meningkatkan daya kecambah, kualitas bibit, dan pada akhirnya ketahanan pangan masyarakat Desa Sukakerta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan green house sederhana berbahan bambu dan plastik UV, pelatihan teknik penyemaian menggunakan tray semai dan media tanam campuran, serta pendampingan dan evaluasi pascakegiatan. Sasaran kegiatan adalah anggota Kelompok Tani Sukakerta yang berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya kecambah benih sebesar 24-32 persen dibandingkan metode penyemaian konvensional, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola green house secara mandiri. Kegiatan ini memberi dampak positif berupa perubahan sikap petani ke arah budidaya yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim serta membuka peluang pengembangan green house sebagai unit pembibitan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026