Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk dekorasi rumah berbasis kearifan lokal Angklung Bungko sebagai upaya pelestarian budaya melalui pendekatan desain produk. Angklung Bungko merupakan kesenian tradisional Desa Bungko, Cirebon, yang selama ini lebih banyak hadir dalam konteks pertunjukan, sehingga keterhubungannya dengan kehidupan ruang hunian modern masih terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah practice-based research dengan menempatkan proses perancangan dan penciptaan karya sebagai sumber utama penggalian pengetahuan. Tahapan penelitian meliputi observasi dan studi referensi, eksplorasi konsep, eksperimen bentuk dan material, perancangan dan pengembangan desain, serta evaluasi dan penyempurnaan. Material bambu dipilih sebagai medium utama karena memiliki keterkaitan langsung dengan Angklung Bungko sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan. Hasil penelitian berupa produk dekorasi dinding yang menerjemahkan ritme, harmoni, dan nilai kebersamaan Angklung Bungko ke dalam bahasa visual yang kontekstual dengan interior modern. Penelitian ini memberikan dampak dalam memperluas pemanfaatan nilai budaya lokal ke dalam ranah desain produk, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya melalui desain, serta membuka peluang pengembangan produk dekorasi berbasis kearifan lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.
Copyrights © 2026