AbstrakKeterbatasan lahan budidaya dan rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian menuntut adanya pengenalan teknologi budidaya yang sederhana, aplikatif, dan sesuai dengan lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa dalam menerapkan budidaya sayuran hidroponik sistem rakit apung. Mitra sasaran adalah SMKN 1 Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dengan peserta 56 siswa kelas XII dari jurusan LP, DKV, TKJ, dan TSM, yang didampingi guru serta dosen Program Studi Agribisnis. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi materi melalui presentasi, pemberian modul, diskusi dan tanya jawab, praktik lapangan pembuatan instalasi hidroponik, penanaman kangkung, selada, dan sawi, serta evaluasi dan pendampingan melalui kuesioner dan pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif mengikuti presentasi, diskusi, dan praktik secara berkelompok. Secara kuantitatif, 80% peserta memahami materi, 75% tertarik terhadap materi, 70% mampu mengaplikasikan materi, 73% berminat menerapkannya di lapangan, dan 70% menguasai penerapan budidaya hidroponik sistem rakit apung. Kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman belajar berbasis praktik, memperkenalkan pemanfaatan lahan secara produktif, serta mendorong penguatan keterampilan pertanian modern yang ramah lingkungan di lingkungan sekolah. Kata kunci : sosialisasi; budidaya; hidroponik; sayuran; rakit apung. AbstractLimited cultivation land and the low interest of younger generations in agriculture require the introduction of simple, applicable, and school-based cultivation technologies. This community service activity aimed to improve students’ knowledge, skills, and interest in applying floating raft hydroponic vegetable cultivation. The target partner was SMKN 1 Dabo Singkep, Lingga Regency, Riau Islands Province, involving 56 twelfth-grade students from Banking Institution, Visual Communication Design, Computer and Network Engineering, and Motorcycle Engineering programs, accompanied by teachers and lecturers from the Agribusiness Study Program. The implementation method consisted of material socialization through presentations, module distribution, discussion and question-and-answer sessions, field practice in preparing hydroponic installations, planting water spinach, lettuce, and mustard greens, and evaluation and mentoring through questionnaires and monitoring. The results showed that students actively participated in presentations, discussions, and group-based field practice. Quantitatively, 80% of participants understood the material, 75% were interested in the topic, 70% were able to apply the material, 73% were interested in implementing it in the field, and 70% mastered the application of floating raft hydroponic cultivation. This activity provided practical learning experience, introduced productive land use, and encouraged the development of environmentally friendly modern agricultural skills in the school environment. Keywords: socialization; cultivation; hydroponics; vegetables; floating rafts.
Copyrights © 2026