ABSTRACT Increasing competency demands in the labor market and broader opportunities for higher education have made career choices among vocational high school students increasingly complex. Therefore, understanding students' career interests is essential to support effective career planning. This study aimed to describe the career interests of students at SMK Negeri 1 Padang after graduation, particularly their interest in pursuing higher education or entering the workforce directly. A quantitative descriptive approach was employed. The population consisted of 380 twelfth-grade students, while 195 respondents were selected through a two-stage sampling procedure consisting of purposive sampling to determine respondent criteria and proportionate stratified random sampling to ensure proportional representation across study programs. Data were collected using a valid and reliable Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, including mean scores, percentages, and the Respondent Achievement Level (Tingkat Capaian Responden). The findings indicate that students tend to prefer pursuing higher education rather than entering the workforce immediately. Interest in higher education is primarily influenced by internal factors, whereas interest in working is mainly driven by rational considerations. These findings provide empirical evidence on vocational students' career orientations and the dominant factors influencing their decisions, offering practical implications for strengthening career guidance services and vocational education policies to better prepare graduates for higher education and employment. ABSTRAK Meningkatnya tuntutan kompetensi di dunia kerja dan semakin terbukanya peluang melanjutkan pendidikan menyebabkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dihadapkan pada pilihan karier yang semakin kompleks setelah lulus. Oleh karena itu, eksplorasi minat karier perlu dipahami sebagai dasar dalam mendukung perencanaan karier peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan minat karier siswa SMK Negeri 1 Padang setelah menyelesaikan studi, baik minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun minat langsung bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 380 siswa kelas XII, sedangkan sampel sebanyak 195 siswa ditentukan melalui dua tahap, yaitu purposive sampling untuk menetapkan kriteria responden dan proportionate stratified random sampling untuk memperoleh sampel yang mewakili setiap program keahlian secara proporsional. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, persentase, dan Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung lebih berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dibandingkan langsung bekerja. Minat melanjutkan pendidikan didominasi oleh faktor internal, sedangkan minat bekerja lebih dipengaruhi oleh pertimbangan rasional. Temuan ini memberikan kontribusi empiris mengenai kecenderungan orientasi karier siswa SMK beserta faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menjadi dasar bagi pengembangan layanan bimbingan karier dan penguatan kebijakan pendidikan vokasi dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan pendidikan lanjutan.
Copyrights © 2026