Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Vol 6 No 2: Agustus (2026)

Efektivitas Penerapan Tata Naskah Dinas Dalam Mendukung Administrasi Persuratan Di Bagian Tata Usaha Wakil Menteri Kementerian Koordinator Bidang Politik Dan Keamanan

Tri Salwa Riyadi (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Eva Permata Sari Hutagoal (Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan)
Khaerul Umam Noer (Universitas Muhammadiyah Jakarta)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan penulis untuk meningkatkan regulasi tata naskah dinas yang lengkap secara normatif tidak otomatis menjamin efektivitas praktiknya, terutama pada kementerian koordinatif yang persuratannya bersifat lintas-instansi dan menuntut ketepatan tinggi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis efektivitas penerapan tata naskah dinas di Bagian Tata Usaha Wakil Menteri Kemenko Polkam melalui tiga dimenesi Steers: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, dengan data observasi partisipatif dan dokumentasi. Hasil menunjukkan ketiga dimensi berkategori cukup efektif, namun capaian ini menutupi persoalan mendasar: ketepatan penomoran surat yang mudah distandardisasi menyembunyikan ketidaksesuaian format yang menuntut ketelitian manusia; koordinasi yang tampak lancar sebenarnya bertumpu pada konfirmasi ulang akibat kesenjangan pemahaman prosedur; dan aplikasi SRIKANDI baru mencapai tahap operasional, belum terinstitusionalisasi penuh. Ketiga kendala berakar pada satu persoalan yang sama, yaitu institusionalisasi sistem elektronik yang belum tuntas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ajsh

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, ...