Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Kerupuk Bawang “Cap Jempol” di Desa Pagu Kabupaten Kediri, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi pemasaran tersebut, serta menganalisis kontribusi strategi pemasaran terhadap peningkatan penjualan produk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan, yakni pemilik usaha, dua karyawan produksi, dan satu konsumen. Teknik analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Kerupuk Bawang “Cap Jempol” telah menerapkan unsur bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi, meskipun pelaksanaannya masih bersifat konvensional. Pada aspek produk, kualitas dan konsistensi rasa menjadi prioritas utama. Harga ditetapkan berdasarkan biaya produksi dan disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Distribusi dilakukan melalui warung, toko, dan pasar tradisional, sedangkan promosi mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut dan WhatsApp. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan modal, jangkauan pemasaran yang sempit, persaingan ketat, ketergantungan pada cuaca, serta keterbatasan tenaga kerja dan peralatan. Strategi pemasaran yang diterapkan berkontribusi terhadap peningkatan penjualan melalui loyalitas pelanggan dan kepercayaan konsumen, meskipun hasilnya belum optimal. Pemanfaatan media digital dan inovasi produk dinilai perlu untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan secara lebih signifikan.
Copyrights © 2026