Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pelatihan terhadap kinerja perawat, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi, pada perawat di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan sampel sebanyak 147 responden ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengembangan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Selain itu, kepuasan kerja terkonfirmasi berperan signifikan sebagai mediator dalam memediasi hubungan antara pengembangan pelatihan dan kinerja perawat. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan pelatihan merupakan faktor kunci dalam mendorong peningkatan kinerja perawat, baik secara langsung maupun melalui penguatan kepuasan kerja sebagai jalur mediasi yang memperkuat dampak pelatihan terhadap performa kerja di sektor jasa kesehatan. Temuan ini menegaskan pentingnya bagi rumah sakit untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas program pelatihan serta kebijakan yang mendukung kepuasan kerja perawat. Penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan objek dan mempertimbangkan variabel lain guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026