Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis UMKM dalam perekonomian nasional yang masih dihadapkan pada tantangan rendahnya literasi keuangan, keterbatasan akses pembiayaan, serta minimnya adopsi inovasi digital. Berlandaskan pendekatan teoritik Resource Based View (RBV) dan TOE Framework, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh literasi keuangan, akses pembiayaan, dan inovasi digital terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan menempatkan kemampuan pengambilan keputusan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel 100 pelaku UMKM di Kabupaten Luwu yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dari kuesioner dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, akses pembiayaan, dan inovasi digital secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Analisis mediasi membuktikan bahwa kemampuan pengambilan keputusan secara efektif berperan sebagai mediator parsial (Partial Mediation) pada pengaruh akses pembiayaan dan inovasi digital terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, kemampuan pengambilan keputusan terbukti tidak memediasi hubungan antara literasi keuangan dan kinerja keuangan (No Mediation). Temuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model manajerial UMKM serta kontribusi praktis dalam merancang kebijakan pemberdayaan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2026