Latar Belakang: Perubahan iklim dan masalah lingkungan menuntut pendidikan sains yang menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Namun, pembelajaran sains masih berfokus pada penguasaan konsep sehingga kemampuan berpikir kritis, sosial-emosional, kreativitas, dan kepedulian lingkungan belum optimal. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial-emosional, kreativitas, dan kepedulian lingkungan melalui pendampingan Lomba Sains Tepat Guna (STG) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Metode: Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Tangerang Selatan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Mentoring yang mengintegrasikan STEM, Project-Based Learning (PjBL), dan Social Emotional Learning (SEL). Tahapan meliputi sosialisasi, seleksi proposal, pendampingan, pengembangan prototipe, expo, presentasi final, dan Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi dilakukan melalui angket dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Kegiatan melibatkan 64 tim (320 peserta didik), menghasilkan 16 tim terbaik untuk mentoring dan 15 tim mengikuti expo. Rata-rata kemampuan berpikir kritis mencapai 64,86, sedangkan keterampilan sosial-emosional meningkat dari 77,29% menjadi 94,59%. Sebanyak 76,39% peserta menyatakan puas atau sangat puas. Kesimpulan: Pendampingan Lomba STG berbasis STEM berpotensi meningkatkan kompetensi peserta didik dan mendukung pembelajaran abad ke-21 serta pencapaian SDGs.
Copyrights © 2025