Kesehatan dan produktivitas yang diternakkan sangat dipengaruhi oleh kesejahteraan hewan. Studi ini menilai implementasi Lima Kebebasan pada tiga peternakan domba milik rakyat di Jatinangor, Sumedang: PDP Swargi Jaya, Karika Farm, dan PDP Farm Jaya. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dengan menggunakan daftar periksa 14 subindikator dan wawancara semi-terstruktur. Pemberian skor menggunakan skala ordinal 1–3 (maksimum 42), memenuhi kategori Baik (≥80%), Cukup (60–79%), dan Kurang (<60%). PDP Swargi Jaya mendapatkan nilai tertinggi (35/42; 83,3%; Baik), sedangkan Karika Farm dan PDP Farm Jaya masing-masing 31/42 (73,8%; Cukup). Kelemahan utama terletak pada prinsip Bebas dari Lapar dan Haus, khususnya terkait ketersediaan pakan serta air minum. Semua peternakan belum mengimplementasikan vaksinasi yang teratur dan pengelolaan rasa sakit dalam prosedur yang bersifat invasif. Pendidikan yang berbasis sains serta pengawasan kesejahteraan hewan secara berkelanjutan sangat diperlukan.
Copyrights © 2026