Domba Garut merupakan salah satu sumber daya genetik lokal yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan budaya yang penting di Jawa Barat, namun proses budidaya komoditas domba Garut masih terkendala oleh minimnya pengetahuan peternak terkait aspek-aspek teknis, salah satunya mengenai seleksi dan judging yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peternak serta mahasiswa mengenai karakteristik, seleksi, judging, dan pendugaan umur domba Garut. Sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan 15 peserta, terdiri atas 5 peternak dan 10 mahasiswa di Kampus PSDKU Universitas Padjadjaran, Pangandaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pre-test, penyampaian materi, diskusi, praktik langsung, dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 7,20 menjadi 11,20 atau sebesar 55,6%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pengetahuan judging domba Garut (135,3%), diikuti pengetahuan umum kontes domba (83,5%), pendugaan umur domba (63,3%), dan karakteristik domba Garut (7,7%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi yang dipadukan dengan praktik langsung efektif meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peserta, terutama pada aspek teknis seleksi dan penilaian. Kegiatan ini berpotensi mendukung peningkatan kapasitas peternak sekaligus pelestarian dan peningkatan mutu genetik domba Garut sebagai bagian dari budaya Jawa Barat.
Copyrights © 2026