Riset ini mengevaluasi tata laksana mutu stik tahu UMKM Wijaya Kembar, mengidentifikasi jenis-jenis cacat beserta pemicunya, serta merumuskan strategi mitigasi guna menekan rasio kegagalan. Pendekatan kuantitatif deskriptif diaplikasikan menggunakan kerangka Six Sigma (DMAIC) pada 21 siklus produksi. Analisis mendeteksi tiga cacat dominan: produk tidak mengembang (56,57%), patah (43,16%), dan kepahitan (0,27%), dengan performa proses setara 3,49 sigma (DPMO 27.023). Deviasi kualitas ini secara akumulatif dipicu oleh variabel lingkungan eksternal, prosedur mekanis, material dasar, dan keandalan pekerja. Meskipun perbaikan terbukti mereduksi cacat, temuan ini bersifat spesifik dan sangat rentan terhadap fluktuasi iklim, sehingga membatasi parameter generalisasinya.
Copyrights © 2026