Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program perlindungan sosial dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Meskipun tingkat kemiskinan di NTB menunjukkan tren penurunan, angkanya masih berada di atas rata-rata nasional. Program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, dan bantuan tunai menjadi instrumen penting pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan Badan Pusat Statistik (BPS), dokumen kebijakan pemerintah, dan berbagai literatur ilmiah. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program perlindungan sosial berkontribusi dalam mengurangi beban pengeluaran rumah tangga serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar. Namun, efektivitas program masih menghadapi kendala berupa ketepatan sasaran, koordinasi antarinstansi, dan kerentanan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pendataan dan integrasi program untuk mendukung penurunan kemiskinan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026