Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan pelayanan administrasi kependudukan, meningkatnya volume permohonan layanan, serta adanya keterlambatan penyelesaian dokumen dan keluhan masyarakat mengenai kepastian waktu pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan sumber data pendukung yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25 untuk menguji pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t hitung sebesar 3,060 dan signifikansi 0,003 < 0,05 serta koefisien regresi sebesar 0,385. Sementara itu, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t hitung sebesar 1,974 dan signifikansi 0,053 > 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,173 menunjukkan bahwa stres kerja dan beban kerja mampu menjelaskan 17,3% variasi kinerja pegawai, sedangkan 82,7% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengelolaan stres kerja secara tepat serta perhatian terhadap faktor lain yang dapat mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026