Pelayanan apotek merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan karena berhubungan langsung dengan pengalaman pasien setelah memperoleh layanan medis. Kejelasan informasi, ketepatan pemberian obat, kecepatan pelayanan, serta kemudahan akses informasi dapat memengaruhi keyakinan pasien terhadap rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan digital transformasi terhadap kepercayaan pada pelayanan apotek di RS JHC Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 66 responden yang merupakan pasien pengguna pelayanan apotek. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan dengan koefisien regresi sebesar 0,318 dan signifikansi 0,001. Digital transformasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan dengan koefisien regresi sebesar 0,480 dan signifikansi 0,002. Nilai R² sebesar 0,594 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan digital transformasi secara bersama-sama menjelaskan 59,4% variasi kepercayaan, sedangkan 40,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas interaksi pelayanan dan penguatan integrasi teknologi digital, terutama pada proses pelayanan apotek, dapat menjadi strategi untuk memperkuat kepercayaan pasien terhadap RS JHC Tasikmalaya.
Copyrights © 2026