UMKM Risol Gacor merupakan usaha kuliner di Saren, Sragen, yang memproduksi lima varian risol, yaitu risol manis, risol pedas, risol ayam pedas, risol kebab, dan risol bakso. Permasalahan yang dihadapi adalah pemanfaatan bahan baku dan tenaga kerja yang belum optimal sehingga keuntungan yang diperoleh belum maksimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi jumlah produksi dan keuntungan UMKM Risol Gacor melalui penerapan linear programming metode simpleks. Data yang digunakan berupa data kuantitatif kapasitas dan penggunaan delapan jenis bahan baku serta tenaga kerja periode 2023–2025, yang dianalisis secara manual dengan metode simpleks dan diverifikasi menggunakan software POM-QM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah produksi dan keuntungan UMKM Risol Gacor sebelumnya belum optimal. Setelah dilakukan optimasi, diperoleh keuntungan maksimal sebesar Rp44.653.340,00 per tahun, yang dicapai dengan memproduksi risol manis (X1) sebanyak 21.600 pcs, risol ayam pedas (X3) sebanyak 21.333 pcs, dan risol kebab (X4) sebanyak 21.000 pcs, sementara risol pedas (X2) sebanyak 18.329 pcs dan risol bakso (X5) sebanyak 18.195 pcs telah berada pada titik optimal. Keuntungan meningkat dari Rp38.306.700,00 menjadi Rp44.653.340,00, atau naik sebesar Rp6.346.640,00. Dapat disimpulkan bahwa linear programming dengan metode simpleks efektif digunakan sebagai alat analisis dalam menentukan kombinasi produksi optimal guna memaksimalkan keuntungan pada UMKM Risol Gacor.
Copyrights © 2026