Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media marketing dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen pada UMKM kuliner Dapoer Cikem di Tasikmalaya. Persaingan usaha kuliner yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM untuk memanfaatkan strategi pemasaran digital secara efektif sekaligus mempertahankan kualitas produk agar mampu menarik dan meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel sebanyak 100 konsumen yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model, serta uji t dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,567 menunjukkan bahwa social media marketing dan kualitas produk secara bersama-sama mampu menjelaskan 56,7% variasi minat beli konsumen, sedangkan 43,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi media sosial dan konsistensi kualitas produk dalam meningkatkan daya tarik, kepercayaan, serta minat beli konsumen secara berkelanjutan pada UMKM kuliner lokal Tasikmalaya.
Copyrights © 2026