Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong perubahan dalam proses rekrutmen, termasuk dalam penyaringan dan evaluasi calon tenaga kerja. Penggunaan AI dalam rekrutmen tidak hanya berkaitan dengan efisiensi proses, tetapi juga dapat memengaruhi persepsi calon tenaga kerja terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rekrutmen Berbasis AI terhadap Niat Melamar Kerja dengan Reputasi Perusahaan sebagai variabel mediasi pada karyawan perusahaan swasta di Solo Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari 169 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Pengujian hipotesis dilakukan melalui prosedur bootstrapping, sedangkan pengujian mediasi diperkuat dengan pendekatan Baron dan Kenny serta perhitungan Variance Accounted For (VAF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rekrutmen Berbasis AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap Reputasi Perusahaan (β = 0,808; p < 0,001) dan Niat Melamar Kerja (β = 0,204; p = 0,048). Reputasi Perusahaan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Melamar Kerja (β = 0,621; p < 0,001). Selain itu, Reputasi Perusahaan terbukti memediasi pengaruh Rekrutmen Berbasis AI terhadap Niat Melamar Kerja secara positif dan signifikan (β = 0,501; p < 0,001), dengan nilai VAF sebesar 71,06% yang menunjukkan mediasi parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan AI dalam rekrutmen dapat memengaruhi niat melamar tidak hanya secara langsung, tetapi juga melalui pembentukan reputasi perusahaan yang positif. Oleh karena itu, penerapan AI dalam proses rekrutmen perlu memperhatikan efisiensi sekaligus transparansi dan pengalaman calon tenaga kerja untuk mendukung reputasi serta daya tarik perusahaan.
Copyrights © 2026