Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didasari oleh rendahnya keterampilan santriwati dalam mengelola uang saku secara tertib, terutama dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta mengendalikan perilaku konsumtif. Program dilaksanakan di Pondok Pesantren Ome, Kota Tidore Kepulauan, dengan sasaran santriwati kelas tiga madrasah aliyah. Metode pengabdian meliputi koordinasi awal, pre-test, ceramah interaktif, praktik pencatatan keuangan manual, pendampingan, post-test, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara nyata. Rata-rata skor pre-test sebesar 50 meningkat menjadi 82,12 pada post-test. Dari 25 peserta, 6 santriwati berada pada kategori sangat baik, 12 kategori baik, dan 7 kategori cukup, tanpa peserta pada kategori kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi pencatatan keuangan sederhana penting untuk mengetahui pengeluaran dan pemasukan satriwati.
Copyrights © 2026